Gelar Perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, AHY Utarakan Hasil Pertemuan 8 Ketua Umum Parpol

by -60 Views

Jakarta,TERBITINDO.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerangkan hasil pertemuan antara 8 Ketua Umum atau Ketum Parpol hari ini, Minggu (8/1/2023).

Hal tersebut dipaparkan AHY saat Partai Demokrat menggelar perayaan Natal Nasional dan Tahun bersama ribuan kader di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2023).

AHY menegaskan partai Demokrat bersama delapan Ketum partai politik (parpol) menyatakan dengan tegas menolak wacana sistem proporsional tertutup di Pemilu mendatang.

“Saya sampaikan di sini, ada delapan Ketum Parpol berkumpul membahas hal penting, di antaranya isu ditingkat nasional. Fokus pembicaraan tadi ialah bagaimana kita menolak,” tegas AHY di lokasi, Minggu (8/1/2023).

“Saya bilang menolak dengan keras wacana mengembalikan sistem pemilu proporsional tertutup,” katanya menambahkan.

Menurutnya, wacana tersebut akan sangat berdampak buruk terhadap demokrasi di Indonesia.

Sebab, katanya, dengan menjalankan sistem tersebut maka kedaulatan rakyat akan terkunci dan menjadi kemunduran demokrasi.

“Ini merupakan sebuah kemunduran, padahal keringat dan air mata para reformis juga telah menunjukkan upaya terbaiknya agar menghadirkan demokrasi yang sesungguhnya,” tegasnya.

Lebih lanjut AHY mengatakan rakyat seharusnya memegang penuh kedaulatan dengan memilih pemimpin secara terbuka.

Dengan perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, ia berharap para kader bisa memperjuangkan hal tersebut bersamanya.

“Rakyat memegang kedaulatan penuh. Kalau dikembalikan kepada sistem tertutup, rakyat tidak lagi memiliki hak untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat yang secara langsung,” jelasnya.

“Ini sekali lagi melukai perasaan rakyat. Oleh karena itu, ini salah satu contoh bagaimana demokrasi terus berada di depan bersuara lantang untuk keadilan,” tutup AHY.

(ns)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.