Satu Tahun Kepemimpinan Melki–Jhoni: Refleksi, Evaluasi, dan Arah Baru Pembangunan NTT di Paripurna DPRD

by -43 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wakil Gubernur Jhoni Asadoma, hari ini menyampaikan Pidato Satu Tahun Masa Kepemimpinan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur yang digelar di ruang sidang utama Gedung DPRD NTT, Jumat (20/2) pukul 10.00 WITA.

Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan forum resmi yang sarat makna politik dan administratif. Di hadapan para wakil rakyat, jajaran pemerintah daerah, serta unsur pimpinan daerah lainnya, Gubernur dan Wakil Gubernur akan memaparkan perjalanan satu tahun kepemimpinan mereka—sebuah periode yang menjadi fondasi awal dalam mewujudkan visi pembangunan NTT yang lebih maju dan berdaya saing.

Pelaksanaan rapat paripurna tersebut merujuk pada Keputusan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 01.02/PIMP DPRD/II/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Perubahan Jadwal Kegiatan DPRD Provinsi NTT Bulan Februari Tahun 2026. Dalam keputusan itu secara tegas ditetapkan agenda penyampaian pidato satu tahun masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT sebagai bagian dari rangkaian kegiatan resmi DPRD pada bulan Februari 2026.

Rapat paripurna dijadwalkan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD NTT, Emelia J Nomleni, didampingi para wakil ketua. Seluruh anggota DPRD Provinsi NTT akan hadir bersama unsur Forkopimda Provinsi NTT, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya forum ini sebagai wadah akuntabilitas publik sekaligus ruang dialog kelembagaan antara eksekutif dan legislatif.

Sekretariat DPRD Siap Gelar Paripurna

Di balik pelaksanaan rapat paripurna yang bersifat terbuka dan resmi itu, Sekretariat DPRD NTT memastikan seluruh aspek persiapan berjalan optimal. Sekretaris DPRD NTT, Alfonsius Watu Raka, menegaskan bahwa pihaknya telah bekerja maksimal demi menjamin kelancaran acara.

“Kami Sekretariat DPRD telah mempersiapkan rapat paripurna penyampaian pidato satu tahun masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT dengan baik,” ujarnya kepada media ini di Gedung DPRD NTT.

Menurut Alfonsius, kesiapan tersebut tidak hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga teknis persidangan serta fasilitas pendukung di ruang sidang utama. Seluruh perangkat yang dibutuhkan—mulai dari tata ruang, sistem suara, hingga protokoler—telah dipastikan dalam kondisi siap guna mendukung jalannya rapat secara tertib dan lancar. Upaya ini dilakukan agar forum resmi tersebut dapat berlangsung khidmat, efektif, dan sesuai tata tertib yang berlaku.

Kesiapan sekretariat menjadi elemen penting dalam memastikan bahwa pidato satu tahun kepemimpinan tidak sekadar menjadi laporan formal, melainkan benar-benar tersampaikan secara utuh dan dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta sidang.

Momentum Evaluasi dan Arah Pembangunan

Pidato yang akan disampaikan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Jhoni Asadoma dijadwalkan memuat pemaparan komprehensif mengenai capaian pembangunan selama satu tahun masa kepemimpinan. Berbagai program prioritas yang telah dijalankan akan diuraikan secara rinci, termasuk progres, dampak, dan kontribusinya terhadap masyarakat NTT.

Selain itu, sejumlah tantangan yang dihadapi selama periode tersebut juga akan menjadi bagian dari evaluasi terbuka. Dalam konteks pemerintahan daerah, transparansi atas kendala dan hambatan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran sekaligus penyesuaian strategi pembangunan ke depan.

Lebih jauh, pidato ini juga akan memaparkan arah kebijakan pembangunan untuk periode selanjutnya. Hal ini mencakup penguatan sektor-sektor strategis, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta langkah-langkah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Rapat paripurna ini dengan demikian menjadi momentum refleksi kinerja pemerintahan sekaligus sarana memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif. Kolaborasi yang harmonis antara kedua lembaga tersebut sangat menentukan percepatan pembangunan di berbagai sektor di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat pun menaruh harapan besar terhadap forum ini. Publik menantikan paparan yang tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga solutif dan visioner yang mampu menjawab tantangan nyata di lapangan sekaligus menegaskan komitmen lanjutan kepemimpinan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Jhoni Asadoma dalam mewujudkan NTT yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.