Pelajar 16 Tahun di Sikka Diperkosa Empat Kali hingga Hamil, Pelaku Ditangkap Polisi

by -33 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM — Seorang pria berinisial YO, warga Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan telah memerkosa seorang pelajar perempuan berinisial FNY (16) sebanyak empat kali hingga korban hamil. Peristiwa tersebut kini ditangani oleh Kepolisian Resor (Polres) Sikka.

Korban FNY bersama keluarganya yang diwakili oleh FT secara resmi melaporkan dugaan pemerkosaan tersebut ke Polres Sikka pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Laporan itu telah terdaftar dengan nomor LP/B/11/I/2026/SPKT/Polres Sikka/Polda NTT.

Kronologi Kejadian

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sikka, Ipda Leonardus Tunga, menjelaskan bahwa peristiwa pemerkosaan pertama terjadi pada Selasa (5/8/2025) sekitar pukul 23.00 Wita. Saat itu, YO datang menemui korban dan mengajak FNY untuk berhubungan badan.

Namun, ajakan tersebut ditolak oleh korban. Penolakan itu kemudian dibalas dengan ancaman. “Kemudian, terlapor mengancam ingin membunuh korban. Karena terancam, korban melakukan hubungan badan layaknya suami istri,” kata Leonardus kepada detikBali, Senin (26/1/2026).

Menurut keterangan kepolisian, tindakan tersebut tidak hanya terjadi sekali. YO diduga kembali melakukan pemerkosaan terhadap FNY sebanyak dua kali dalam rentang waktu yang sama. Pemerkosaan terakhir dilaporkan terjadi pada September 2025.

Akibat perbuatan tersebut, korban diketahui hamil. Keluarga korban kemudian memutuskan untuk melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian agar dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Penanganan Kepolisian

Setelah menerima laporan dari korban dan keluarganya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sikka segera melakukan penyelidikan. YO kemudian diamankan oleh pihak kepolisian.

“Saat ini, terduga pelaku sedang diperiksa dan dimintai keterangan di ruangan Satreskrim Polres Sikka,” jelas Leonardus.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa proses hukum terhadap YO masih terus berjalan dan penyidik tengah mendalami keterangan saksi serta korban untuk melengkapi berkas perkara. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.