Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan Penuh bagi Sasakawa Foundation dalam Upaya Menghapus Kusta dan Stigma di Indonesia

by -35 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Upaya Indonesia untuk benar-benar terbebas dari penyakit kusta kembali mendapat penguatan di tingkat nasional. Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen kuat pemerintah dengan menerima Duta Besar Kehormatan WHO untuk Pemberantasan Kusta sekaligus Ketua Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, dalam sebuah pertemuan penting yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Jumat (16/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membahas langkah-langkah konkret Sasakawa Foundation dalam mendukung pemberantasan kusta di Indonesia, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga sosial.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo secara tegas menyampaikan dukungan penuh terhadap Sasakawa Foundation yang selama ini konsisten membantu Indonesia dalam upaya mengeliminasi penyakit kusta. Dukungan ini dinilai krusial, mengingat tantangan pemberantasan kusta tidak semata-mata soal pengobatan, tetapi juga berkaitan erat dengan pola pikir dan sikap masyarakat.

“Beliau telah menunjukkan dukungan penuh kepada kami untuk melaksanakan berbagai kegiatan guna mengeliminasi penyakit ini,” kata Yohei dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/1/2026).

Misinformasi dan Stigma Masih Menjadi Tantangan

Yohei Sasakawa menuturkan bahwa hingga saat ini masyarakat Indonesia masih dihadapkan pada persoalan serius berupa misinformasi terkait penanganan penyakit kusta. Kondisi tersebut berimbas langsung pada munculnya stigma negatif terhadap penderita maupun penyintas kusta, yang kerap mengalami diskriminasi dalam kehidupan sosial.

Menurut Yohei, keberhasilan eliminasi kusta tidak akan tercapai jika stigma dan diskriminasi masih terus melekat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, dukungan nasional yang menyeluruh, termasuk dari pemimpin negara, menjadi faktor kunci untuk mengubah cara pandang publik.

“Ketika menyangkut penghapusan diskriminasi atau stigma, dukungan nasional secara menyeluruh sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak lagi mendiskriminasi mereka. Oleh karena itu, hal ini menjadi salah satu pendekatan dimana kami meminta dukungan penuh dari Presiden,” ujar Yohei.

Peran Influencer: Menjangkau Generasi Muda Lewat Media Sosial

Kesadaran akan pentingnya pendekatan yang lebih luas juga mendorong keterlibatan figur publik. Dalam gerakan ini, influencer Arnold Saputra menyatakan ketertarikannya untuk membantu Sasakawa Foundation, khususnya dalam menjangkau generasi muda. Arnold berkomitmen untuk berkontribusi menyuarakan upaya penyembuhan kusta sekaligus menyampaikan pesan kuat kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan diskriminasi terhadap penderita kusta.

Arnold menjelaskan bahwa langkah awal yang akan ditempuh adalah melalui edukasi daring dengan memanfaatkan media sosial. Edukasi tersebut difokuskan pada pelurusan stigma yang selama ini berkembang keliru di masyarakat.

“Jadi sebenarnya (kusta) enggak gampang ketularan dan obat-obatnya Sasakawa-san dan timnya sudah sediakan ke Indonesia itu semuanya gratis,” tutur dia.

Melalui pendekatan ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan informasi yang benar dan membangun empati sosial.

Eliminasi Kusta Tidak Cukup dengan Pengobatan

Sebelumnya, Yohei Sasakawa juga menegaskan kepada semua pihak bahwa perjuangan melawan kusta tidak cukup hanya dengan pengobatan medis. Perubahan cara pandang masyarakat menjadi elemen yang sama pentingnya dalam proses eliminasi penyakit ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Sasakawa dalam acara Media Briefing yang digelar di Wisma Habibie–Ainun, Kuningan, Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya empati, simpati, dan penghormatan terhadap martabat para penyintas kusta.

“Yang terpenting adalah mengobati dan membebaskan orang-orang ini dari diskriminasi serta memberi mereka simpati. Saya berharap kita bisa bersama-sama melakukan pendekatan yang tepat demi menghilangkan kusta dengan baik,” kata Sasakawa.

Komitmen Jangka Panjang Sasakawa Health Foundation

Melalui Sasakawa Health Foundation (SHF), pria berusia 87 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberantasan kusta di Indonesia. Ia menilai Indonesia sebagai salah satu negara yang menjadi fokus utama Sasakawa, mengingat hingga kini masih termasuk dalam tiga besar negara dengan jumlah penderita kusta terbanyak di dunia.

Dengan dukungan penuh dari Presiden Prabowo, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat luas, upaya eliminasi kusta di Indonesia diharapkan tidak hanya menurunkan angka kasus, tetapi juga menghapus stigma dan diskriminasi yang selama ini membelenggu para penyintas. (JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.