Jakarta, TERBITINDO.COM – Desa Wisata Golo Loni yang terletak di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Pada ajang Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2025, desa ini sukses meraih juara 3 nasional, sebuah capaian bergengsi yang menegaskan konsistensi Golo Loni dalam membangun sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Penghargaan atas prestasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, kepada Kepala Desa Golo Loni, Johan B. Okalung. Prosesi penyerahan berlangsung pada puncak peringatan Hari Desa Nasional yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada Kamis, 15 Januari 2026. Turut hadir mendampingi dalam momen bersejarah itu Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah.
Konsistensi Prestasi Selama Tiga Tahun Terakhir
Kepala Desa Golo Loni, Johan B. Okalung, menyampaikan bahwa capaian juara 3 nasional tahun 2025 ini bukanlah keberhasilan yang datang secara tiba-tiba. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan pencapaian ketiga berturut-turut yang diraih Desa Golo Loni dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pada ajang yang sama.
Ia menjelaskan, Desa Golo Loni sebelumnya berhasil menempati peringkat 9 pada tahun 2023, kemudian peringkat 14 pada tahun 2024, dan akhirnya melonjak ke peringkat 3 pada tahun 2025. Rangkaian capaian ini menunjukkan proses pembelajaran, evaluasi, dan penguatan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Apresiasi dan Ucapan Terima Kasih
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Desa Golo Loni saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati, Wakil Bupati dan jajaran Pemkab Manggarai Timur, Dinas-dinas terkait,” ujar Johan B. Okalung kepada Florespos.net, Jumat (16/1/2026).
Ia menambahkan, “juga pendamping desa, pengurus Pokdarwis, Mahasiswa KKN Rana Mese Manise Universitas Gajah Mada, rekan-rekan media dan semua pihak yang terlibat selama penyelenggaraan lomba maupun dalam proses pembangunan sektor pariwisata di Desa Golo Loni.”
Lebih lanjut Johan menegaskan, “Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dari semua pihak dan semoga ini menjadi kebanggaan bersama seluruh masyarakat Manggarai Timur.” Pernyataan ini menegaskan bahwa keberhasilan Desa Golo Loni lahir dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat, akademisi, hingga media.
Tentang Lomba Desa Wisata Nusantara
Untuk diketahui, Lomba Desa Wisata Nusantara merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDTT). Kompetisi ini dirancang sebagai wadah untuk mendorong percepatan pengembangan desa wisata di seluruh Indonesia dengan pendekatan berbasis potensi lokal dan partisipasi masyarakat.
Melalui lomba ini, desa-desa peserta diberi ruang untuk memamerkan keunggulan pariwisata yang dimiliki, sekaligus mengembangkan strategi peningkatan ekonomi desa dan optimalisasi aset melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Kategori Peserta dan Aspek Penilaian
Dalam pelaksanaannya, Lomba Desa Wisata Nusantara dibagi ke dalam dua kategori utama berdasarkan status Indeks Desa Membangun (IDM), yakni kategori desa maju/mandiri dan kategori desa sangat tertinggal/tertinggal/berkembang. Pembagian ini bertujuan agar penilaian berlangsung lebih adil dan proporsional sesuai dengan kondisi masing-masing desa.
Adapun aspek penilaian mencakup berbagai dimensi penting, antara lain aspek ekonomi, sosial budaya, lingkungan, wisata berkelanjutan, serta kontribusi terhadap PADes (Pendapatan Asli Desa). Keseluruhan aspek tersebut menekankan bahwa desa wisata tidak hanya dinilai dari keindahan alam, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat desa.
Keberhasilan Desa Wisata Golo Loni meraih juara 3 nasional tahun 2025 menjadi bukti bahwa dengan perencanaan matang, kerja sama yang solid, dan komitmen jangka panjang, desa di wilayah timur Indonesia mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional. (JT)







