Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Tiwu Pai Terhambat Cuaca Buruk

by -53 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Upaya pencarian terhadap korban tenggelam, Armendo W. Jeferson (14), kembali dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan di Sungai Tiwu Pai, Kabupaten Manggarai. Hingga Selasa, 13 Januari 2026, pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Kondisi alam yang tidak bersahabat, berupa hujan deras disertai banjir, menjadi tantangan utama yang harus dihadapi para petugas di lapangan.

Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, Tim SAR Gabungan kembali menyisir lokasi kejadian. Namun, derasnya hujan yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan debit air Sungai Tiwu Pai meningkat tajam. Arus sungai menjadi sangat kuat dan berbahaya, sehingga membatasi ruang gerak tim pencari. Situasi ini membuat pencarian korban harus dilakukan dengan kehati-hatian ekstra demi keselamatan seluruh personel.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, S.I.K., S.H., M.Si., melalui Kapolsek Reo, Ipda Joko Sugiarto, S.AP., M.H., menyampaikan perkembangan tersebut kepada TRIBUNFLORES.COM pada Selasa, 13 Januari 2026 malam. Dalam keterangannya, Ipda Joko menjelaskan bahwa kondisi pencarian hari ketiga tidak jauh berbeda dengan hari sebelumnya.

Ipda Joko mengatakan, pada pencarian hari ini Tim SAR Gabungan kembali menghadapi kendala yang sama seperti pencarian hari kedua, Senin, 12 Januari 2026. Cuaca buruk berupa hujan deras menyebabkan debit air sungai meningkat dan arus menjadi sangat kuat, sehingga menyulitkan proses pencarian.

“Kendala masih yang sama karena faktor cuaca,” ujarnya.

Lebih lanjut, Joko mengungkapkan bahwa dari Direktorat Polairud Polda NTT juga telah diterjunkan personel untuk melakukan penyelaman. Upaya penyelaman tersebut berlangsung selama kurang lebih 28 menit. Namun, kondisi cuaca yang tidak bersahabat hingga malam hari membuat pencarian belum dapat membuahkan hasil maksimal.

Karena kondisi tersebut, kata Ipda Joko, pencarian terhadap korban akan kembali dilanjutkan pada keesokan harinya oleh Tim SAR Gabungan. Ia pun memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar cuaca membaik sehingga proses pencarian dapat berjalan lebih optimal dan korban segera ditemukan.

Adapun korban, Armendo W. Jeferson, merupakan seorang pelajar kelas II di salah satu SMP di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai. Ia diketahui sebagai warga Orong Lembor, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat. Armendo diduga tenggelam di Sungai Tiwu Pai, Desa Wontong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, pada Minggu, 11 Januari 2026 siang.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diduga terseret arus sungai yang deras saat sedang berenang bersama teman-temannya. Kondisi sungai yang tiba-tiba meluap akibat hujan memperbesar risiko dan akhirnya menyebabkan peristiwa tragis tersebut terjadi.

Di akhir keterangannya, Joko juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di kawasan wisata alam yang memiliki potensi risiko tinggi. Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap anak-anak guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Polsek Reo bersama seluruh unsur terkait menegaskan akan terus berupaya secara maksimal hingga korban berhasil ditemukan. Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab dan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus wujud komitmen aparat dan tim penyelamat dalam menangani setiap peristiwa kemanusiaan dengan serius dan penuh dedikasi.(JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.