KSOP Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Usai Tragedi KM Putri Sakinah

by -21 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Tragedi tenggelamnya kapal wisata di perairan Labuan Bajo menjadi titik balik penting bagi otoritas pelabuhan setempat dalam memperketat aturan keselamatan pelayaran. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo secara resmi menetapkan larangan bagi kapal wisata untuk berlayar pada malam hari di wilayah Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kawasan destinasi wisata unggulan tersebut.

Larangan ini ditegaskan langsung oleh KSOP Kelas III Labuan Bajo sebagai respons atas meningkatnya risiko kecelakaan laut, khususnya saat pelayaran dilakukan dalam kondisi minim pencahayaan dan cuaca yang sulit diprediksi.
“Nakhoda kapal dilarang melayarkan kapalnya pada malam hari, terutama pada 10 lokasi kedaruratan yang sudah kami identifikasi dan umumkan dari tahun 2023,” kata KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, dilansir detikBali, Jumat (9/1/2026) pagi.

Kebijakan tersebut tidak hanya bersifat imbauan, melainkan menjadi pedoman keselamatan yang wajib dipatuhi seluruh operator kapal wisata. KSOP menilai bahwa keselamatan penumpang dan awak kapal harus menjadi prioritas utama di tengah pesatnya aktivitas pariwisata laut di Labuan Bajo.

Risiko Tinggi dan Keterbatasan Penanganan Darurat

Dalam penerapannya, kapal wisata yang tengah berlayar di kawasan perairan Taman Nasional Komodo diwajibkan untuk segera berlabuh ketika hari mulai gelap. Larangan pelayaran malam hari ini bertujuan mengurangi potensi kecelakaan laut yang kerap dipicu oleh cuaca buruk dan jarak pandang yang sangat terbatas pada malam hari.

Stephanus menjelaskan bahwa keterbatasan visibilitas menjadi faktor krusial dalam penanganan keadaan darurat di laut.
“Apabila jarak pandang terbatas maka antisipasi kedaruratan itu akan terhambat,” jelas Stephanus.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pelayaran malam hari juga menyulitkan tim tanggap darurat dalam melakukan operasi pencarian dan pertolongan jika terjadi kecelakaan kapal. Kondisi gelap, gelombang tinggi, serta medan perairan yang kompleks membuat proses evakuasi menjadi jauh lebih berisiko dan memakan waktu.

Belajar dari Tragedi Selat Pulau Padar

Kebijakan tegas ini tidak dapat dilepaskan dari tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah yang terjadi saat kapal tersebut berlayar pada malam hari di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, pada 26 Desember 2025. Insiden tersebut menyita perhatian publik internasional karena menewaskan pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, bersama anggota keluarganya.

Hingga kini, tiga jenazah korban telah ditemukan, yakni Fernando dan dua anaknya. Namun, satu anak laki-laki Fernando masih belum ditemukan. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban yang hilang itu dijadwalkan berakhir hari ini setelah dilakukan tiga kali perpanjangan masa pencarian.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat keras akan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan pelayaran, terutama di wilayah wisata laut yang memiliki karakter perairan menantang seperti Labuan Bajo.

Evaluasi dan Langkah Pencegahan Berkelanjutan

KSOP Labuan Bajo menegaskan bahwa setiap kejadian kecelakaan kapal akan selalu menjadi bahan evaluasi menyeluruh bersama berbagai pihak terkait.
“Setiap kejadian kedaruratan kejadian kecelakaan di kapal, KSOP bersama unsur terkait seperti TNI, Polri, dan stakeholder melakukan evaluasi apa penyebabnya, apa potensi masalahnya, sehingga hal-hal yang sekiranya dapat membantu menyelamatkan,” pungkasnya.

Melalui kebijakan larangan pelayaran malam hari ini, KSOP berharap dapat menciptakan standar keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo tanpa mengurangi daya tarik keindahan alamnya. (JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.