SNBP 2026: Jalan Prestasi Menuju ITB

by -24 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali membuka peluang bagi siswa berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Jalur ini menjadi salah satu pintu masuk favorit karena menitikberatkan pada rekam jejak akademik dan non-akademik siswa selama menempuh pendidikan di sekolah menengah, tanpa melalui ujian tulis.

Dikutip dari laman resmi ITB, Kamis (8/1/2026), SNBP ITB menyeleksi calon mahasiswa baru dengan mempertimbangkan berbagai aspek prestasi. Tidak hanya nilai akademik yang tercantum dalam rapor, tetapi juga capaian non-akademik yang menunjukkan potensi, konsistensi, dan karakter siswa. Selain itu, terdapat sejumlah komponen tambahan yang menjadi bahan pertimbangan ITB dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa melalui jalur SNBP 2026.

Dalam proses seleksi ini, ITB memberikan ruang yang cukup luas bagi siswa untuk menampilkan keunggulan dirinya. Nilai rapor menjadi fondasi utama penilaian, karena mencerminkan konsistensi belajar siswa dari waktu ke waktu. Namun, nilai tersebut tidak berdiri sendiri. Prestasi akademik maupun non-akademik juga turut diperhitungkan, dengan maksimal tiga prestasi terbaik yang dapat diajukan oleh setiap calon mahasiswa.

Bagi siswa yang berminat mendaftar ke Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), terdapat ketentuan khusus berupa kewajiban melampirkan portofolio seni rupa, desain, dan kriya. Portofolio ini menjadi media penting untuk menilai kreativitas, kepekaan visual, serta kemampuan teknis calon mahasiswa sesuai bidang yang diminatinya.

Pada SNBP di ITB, calon mahasiswa diberikan fleksibilitas dalam memilih jalur akademiknya. Tercatat, tersedia 24 pilihan fakultas atau sekolah dan rumpun keilmuan yang menaungi berbagai program studi. Pengelompokan ini didasarkan pada rumpun ilmu atau lokasi kampus, khususnya untuk kampus ITB Cirebon. Menariknya, penjurusan mahasiswa ke program studi secara spesifik baru akan dilaksanakan setelah semester pertama perkuliahan, sehingga mahasiswa memiliki waktu untuk mengenal bidang ilmunya secara lebih mendalam.

Selain itu, ITB juga membuka opsi SNBP Peminatan. Dalam skema ini, calon mahasiswa dapat memilih beberapa program studi yang ditawarkan secara langsung. Perlu dipahami bahwa SNBP Peminatan bukanlah jalur terpisah, melainkan menjadi satu kesatuan dengan SNBP secara keseluruhan. Artinya, seluruh proses seleksi tetap mengacu pada ketentuan SNBP nasional yang berlaku.

Di luar ketentuan umum SNBP, ITB juga menetapkan sejumlah syarat tambahan yang wajib dipenuhi oleh calon mahasiswa. Pertama, peserta harus memenuhi seluruh ketentuan pelaksanaan seleksi SNBP yang telah ditetapkan secara nasional. Kedua, calon mahasiswa tidak pernah tercatat sebagai mahasiswa program Sarjana ITB sebelumnya.

Selanjutnya, terdapat persyaratan kesehatan khusus terkait buta warna. Untuk beberapa fakultas, sekolah, dan program studi, calon mahasiswa tidak diperkenankan memiliki buta warna total maupun parsial. Ketentuan ini berlaku untuk Sekolah Farmasi (SF), Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) – Program Sains, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), serta Program Studi Kimia (FMIPA-IPA).

Sementara itu, untuk fakultas, sekolah, atau program studi tertentu lainnya, calon mahasiswa disyaratkan tidak buta warna total, namun buta warna parsial masih diperkenankan. Ketentuan ini berlaku bagi Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH), Program Rekayasa Program Studi Teknik Kimia (FTI-SP), serta Program Studi Teknik Pangan (FTI-SP).

Dengan memahami seluruh ketentuan dan syarat tersebut secara menyeluruh, calon mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi akademik, prestasi pendukung, maupun kesiapan administratif. Jalur SNBP 2026 bukan sekadar seleksi nilai, tetapi juga cerminan perjalanan prestasi siswa selama di bangku sekolah.

Demikian informasi penting yang perlu diperhatikan sebelum mendaftar di ITB melalui jalur SNBP 2026. Semoga bermanfaat dan dapat menjadi panduan awal bagi siswa yang bercita-cita menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. (JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.