Spanyol Kembali Memohon Perpanjangan Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Perairan Labuan Bajo

by -20 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM. Harapan untuk menemukan satu korban terakhir tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah kembali menguat. Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta secara resmi meminta agar proses pencarian dilanjutkan, meskipun Rabu (7/1) semula telah ditetapkan sebagai hari terakhir operasi pencarian. Permintaan tersebut menjadi penanda bahwa upaya kemanusiaan belum usai, seiring masih adanya satu korban yang belum ditemukan.

Informasi mengenai permintaan perpanjangan pencarian ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra. Saat dihubungi di Kupang, Rabu, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diperoleh berdasarkan laporan langsung dari Kapolres Manggarai Barat setelah dilakukan evaluasi bersama Kepala SAR Maumere. Evaluasi itu mempertimbangkan dinamika pencarian di lapangan serta harapan keluarga korban yang masih menunggu kepastian.

“Berdasarkan informasi sementara dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Orang Maumere Pak Fathur Rahman rencana ada penambahan dua hari untuk operasi SAR,” katanya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa proses pencarian tidak dihentikan begitu saja, melainkan diperpanjang dengan pertimbangan kemanusiaan dan kerja sama lintas negara.

Perpanjangan operasi SAR itu dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dimulai pada Kamis (8/1) hingga Jumat (9/1). Selama periode tersebut, tim SAR gabungan akan kembali menyisir sejumlah titik yang diduga kuat menjadi lokasi tenggelamnya kapal. Penyisiran dilakukan dengan harapan bahwa satu korban yang masih hilang dapat segera ditemukan, sehingga seluruh rangkaian pencarian dapat dituntaskan.

Henry Novika Chandra menambahkan bahwa keputusan memperpanjang pencarian ini juga tidak lepas dari adanya permintaan resmi Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta. Permintaan tersebut mencerminkan perhatian serius pemerintah Spanyol terhadap warganya yang menjadi korban dalam kecelakaan laut tersebut, sekaligus memperkuat kerja sama kemanusiaan antara kedua negara.

Hingga Rabu (7/1), pencarian korban kapal tenggelam telah memasuki hari ke-13. Dalam rentang waktu tersebut, tim SAR gabungan telah berhasil menemukan tiga korban dari total empat orang yang sebelumnya dinyatakan hilang. Penemuan demi penemuan itu menjadi secercah harapan, meskipun duka tetap menyelimuti keluarga korban.

Korban pertama yang ditemukan adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun. Selang waktu kemudian, tim SAR menemukan korban kedua yang diketahui merupakan pelatih Valencia. Korban ketiga adalah seorang anak laki-laki berusia 10 tahun. Dengan masih adanya satu korban yang belum ditemukan, operasi pencarian pun kembali dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian dan harapan besar.

Proses pencarian lanjutan yang dilaksanakan pada Kamis (8/1) dan Jumat (9/1) diharapkan dapat menemui hasil positif. Tim SAR gabungan berupaya memaksimalkan segala sumber daya yang ada, baik dari unsur kepolisian, TNI, maupun relawan, demi menuntaskan misi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, kecelakaan laut ini menimpa kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Kapal pinisi tersebut membawa 11 penumpang yang terdiri atas enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.

Dari total 11 orang yang berada di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sementara itu, empat orang lainnya dinyatakan hilang, hingga akhirnya tiga di antaranya ditemukan dalam proses pencarian yang panjang dan penuh tantangan. Kini, seluruh perhatian tertuju pada upaya menemukan satu korban terakhir, agar peristiwa tragis ini dapat ditutup dengan kepastian bagi semua pihak yang menunggu. (JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.