Pdt. Manser Sagala, M. Th, Resmi Melaunching Buku Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil

by -38 Views

Jakarta, TERBITINDO. COM – Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMASI) bersama Yayasan Manna Sumber Kehidupan (YMSK) serta Gereja Kemenangan Iman Indonesia (GKII) Cabang Pekanbaru dan Pekan Kerinci sukses menyelenggarakan peluncuran buku _”Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil” karya Pendeta Manser Sagala, M.Th._ , di Auditorium Lantai 2 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut dihadiri para pendeta, akademisi, mahasiswa teologi, tokoh masyarakat, media massa serta berbagai organisasi pelayanan Kristen dari sejumlah daerah di Indonesia.

Acara diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa pembukaan yang dipimpin Ps. Warti, M.Th., M.Pd.K. dari Hong Kong, serta pujian penyembahan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Nusantara, pemutaran video profil penulis dan latar belakang penulisan buku, kemudian dilanjutkan khotbah yang disampaikan Pdt. Lisa Marie Peter.

Dalam sambutannya, Pendeta Manser Sagala, M.Th. menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas terbitnya buku yang merupakan hasil pergumulan pelayanan selama bertahun-tahun. Menurutnya, pemberitaan Injil memerlukan strategi yang mampu menjawab perubahan jaman tanpa mengubah substansi Injil itu sendiri.

Ketua Umum FORMASI, Y. Handojo Budhisedjati, SH., CCP, menyampaikan bahwa buku ini diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan karakter dan nilai-nilai Kristiani.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI yang diwakili Evendy Hutabarat memberikan apresiasi atas lahirnya karya yang dinilai memperkaya literatur misiologi di Indonesia.

Puncak acara ditandai dengan prosesi simbolis pembukaan tirai buku sebagai tanda peluncuran resmi. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Yayasan Manna Sumber Kehidupan dengan Mata Hati TV sebagai bentuk kerja sama dalam pengembangan pelayanan dan publikasi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan bedah buku yang dipandu moderator bersama dua narasumber.

Pembedah pertama _, Prof. Dr. Hoga Saragih, S.T., M.T., S.Th., M.Th., D.Th., CIRR, IPU, Ketua Umum Perkumpulan Profesor Teologia Nusantara (PPTN),_ memberikan perhatian khusus terhadap arah pendidikan teologi di Indonesia.

Menurut Prof. Hoga, pertanyaan paling mendasar yang harus dijawab setiap sekolah tinggi teologi adalah outcome pendidikan.

“Hal yang penting bagi sekolah-sekolah teologi saat ini adalah bagaimana outcome dari kurikulumnya. Mau menjadi apa mahasiswa setelah lulus dari sekolah tinggi teologi. Apakah menjadi nabi, rasul, penginjil, gembala atau pendeta. Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan kurikulum yang diajarkan,” ujarnya.

Ia menilai subjudul buku “Strategi Infrastruktur untuk Memperluas dan Mempercepat Akselerasi Berita Injil” menawarkan perspektif baru mengenai pembangunan sistem pelayanan yang terencana.

“Saya mendengar buku ini nantinya akan menjadi buku bacaan wajib bagi mahasiswa teologi. Saya mendukung agar buku ini menjadi salah satu referensi sebagai bahan ajar,” katanya.

Pembedah kedua, Apst. Rev. Dr. Peter Jacob Bidion, President KAMP Malaysia, mengapresiasi pendekatan yang digunakan penulis dalam menghubungkan strategi pelayanan dengan kebutuhan gereja masa kini yang menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan budaya masyarakat.

Buku “Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil” menawarkan konsep pembangunan infrastruktur pelayanan sebagai sebuah strategi untuk memperluas jangkauan penginjilan dan mempercepat penyebaran Kabar Baik. Gagasan tersebut dikembangkan berdasarkan Amanat Agung dalam Matius 28:19 yang menjadi inspirasi utama penulis.

Pendeta Manser Sagala lahir di Sagala Huta Urat, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 11 Juni 1976. Ia melayani sebagai Gembala Sidang Gereja Kemenangan Iman Indonesia Cabang Pekanbaru. Bersama istrinya, Pdt. Nensi Sibuea, S.Pd.K., ia aktif mengembangkan pelayanan serta pembinaan jemaat.

Melalui Yayasan Manna Sumber Kehidupan yang telah memperoleh legalitas berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU.0019285.AH.01.04 Tahun 2023, buku ini juga akan dibagikan secara gratis kepada mahasiswa Kristen di Universitas Muhammadiyah Papua Barat Daya dan Universitas Muhammadiyah Riau Pekanbaru.

Program tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan sebagai hamba Tuhan serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Peluncuran buku juga dirangkai dengan perayaan ulang tahun ke-50 Pendeta Manser Sagala, M.Th., yang ditandai dengan doa syukur yang dipimpin Pdt. James Korenslens. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan konferensi pers, foto bersama serta ramah tamah.

 

Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia (PWGI), Dr. Dharma Leksana, M.Th., M.Si_ ., yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku tersebut.

“Saya hadir pada kegiatan launching buku karya Pdt. Manser Sagala, M.Th. berjudul ‘Membangun Jalan Tol Pemberitaan Injil’. Mewakili rekan-rekan wartawan serta para pendeta yang memiliki perhatian terhadap dunia literasi dalam Perkumpulan Wartawan Gereja Indonesia, kami mengucapkan selamat dan sukses atas lahirnya karya yang memperkaya khazanah literatur pemberitaan Injil atau misiologi di Indonesia.”

Menurut Dr. Dharma Leksana, perkembangan teknologi digital menuntut gereja untuk terus melakukan kontekstualisasi pemberitaan Injil.

“Upaya kontekstualisasi pemberitaan Injil memang harus terus dikembangkan. Setiap generasi memiliki konteksnya sendiri dalam mendengar Injil, membaca Injil dan menerjemahkan Injil agar Kabar Baik tetap relevan serta mampu menjawab kebutuhan jaman tanpa kehilangan kebenaran Firman Tuhan. Saya berharap buku ini menjadi referensi penting bagi gereja, sekolah teologi dan para pelayan Tuhan dalam memperkuat pelayanan misi di era digital. Kiranya melalui karya ini nama Tuhan semakin dipermuliakan,” ujar Dharma Leksana kepada awak media usai acara.

Peluncuran buku ini menjadi momentum penting bagi pengembangan literatur misiologi Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara gereja, lembaga pendidikan, media dan organisasi pelayanan dalam mempercepat pemberitaan Injil di tengah perubahan masyarakat digital.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.