Drama Adu Penalti di Rabat: Maroko Menjejak Final Piala Afrika 2025 Usai Menyingkirkan Nigeria

by -22 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Perjalanan Timnas Maroko di ajang Piala Afrika 2025 terus berlanjut hingga ke partai puncak. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Atlas Lions memastikan satu tempat di final setelah menundukkan Timnas Nigeria melalui drama adu tendangan penalti pada laga semifinal yang digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Rabu waktu setempat.

Pertandingan sarat gengsi ini berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Maroko dan Nigeria sama-sama tampil disiplin, saling menutup ruang, dan memperlihatkan organisasi permainan yang solid. Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tak mampu memecah kebuntuan. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga laga harus dilanjutkan ke babak tambahan, sebelum akhirnya pemenang ditentukan lewat adu penalti, sebagaimana dicatat oleh CAF.

Pada babak tos-tosan yang menegangkan tersebut, Maroko tampil lebih tenang dan efektif. Empat penendang tuan rumah sukses menunaikan tugasnya dengan sempurna, sementara dua eksekutor Nigeria gagal menaklukkan penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou. Hasil akhir adu penalti 4-2 memastikan langkah Maroko ke partai final Piala Afrika 2025.

Selanjutnya, Maroko dijadwalkan tampil di laga final menghadapi Timnas Senegal. Pertandingan puncak tersebut akan kembali digelar di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat, Senin (19/1) pukul 02.00 WIB. Sementara itu, Nigeria harus mengalihkan fokus ke laga perebutan tempat ketiga melawan Timnas Mesir di Stadion Mohammed V, Casablanca, Sabtu (17/1) pukul 23.00 WIB.

Maroko langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Peluang pertama datang melalui Brahim Diaz yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar dari gawang Nigeria. Tekanan tuan rumah belum membuahkan hasil, karena lini belakang Nigeria tampil cukup rapat.

Nigeria tak tinggal diam. Tim berjuluk Super Eagles itu membalas lewat Ademola Lookman yang melepaskan tendangan ke arah gawang. Namun, peluang tersebut masih mampu diamankan dengan baik oleh kiper Maroko, Yassine Bounou, yang tampil sigap di bawah mistar.

Serangan demi serangan terus dilancarkan Maroko. Kesempatan berikutnya hadir melalui tendangan bebas Achraf Hakimi. Sayang, bola hasil eksekusi bek kanan andalan tersebut masih melambung tipis di atas mistar gawang Nigeria. Tekanan semakin meningkat ketika Noussair Mazraoui melakukan pergerakan berbahaya dari sisi sayap, namun peluang itu digagalkan oleh penyelamatan gemilang kiper Nigeria, Stanley Nwabali.

Memasuki babak kedua, dominasi Maroko kian terlihat. Tim tuan rumah menggempur pertahanan Nigeria dengan tempo cepat dan variasi serangan. Dua peluang emas sempat diperoleh Abde Ezzalzouli, tetapi lagi-lagi Nwabali tampil luar biasa dengan mematahkan kedua kesempatan tersebut.

Hingga waktu normal berakhir, baik Maroko maupun Nigeria gagal mencatatkan namanya di papan skor. Laga pun harus berlanjut ke babak tambahan. Namun, situasi tak banyak berubah. Kedua tim tampak mulai kelelahan, dan meski beberapa peluang tercipta, tak satu pun berujung gol penentu kemenangan.

Akhirnya, pertandingan ditentukan lewat adu tendangan penalti. Pada momen krusial ini, mental pemain Maroko terbukti lebih siap. Neil El Aynaoui, Elisse Ben Seghir, Achraf Hakimi, dan Youssef En-Nesyri sukses mencetak gol. Di kubu Nigeria, hanya Paul Onuachu dan Fisayo Dele-Bashiru yang mampu menjalankan tugasnya, sementara tendangan Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi digagalkan oleh Yassine Bounou. Skor 4-2 mengantar Maroko ke final, disambut sorak sorai pendukung yang memadati stadion.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.