Sunyi yang Berbicara: Kisah Rati, Perempuan Tunarungu yang Tak Pernah Kehilangan Semangat Hidup

by -6 Views

NTT, TERBITINDO.COM – Di tengah hiruk-pikuk dunia yang dipenuhi oleh suara, teriakan, dan percakapan tanpa henti, ada sekelompok manusia yang menjalani hidup dalam kesunyian. Namun, kesunyian itu bukanlah kehampaan. Justru di sanalah makna bersemi. Mereka adalah penyandang tunarungu, individu-individu yang berkomunikasi bukan melalui kata dan bunyi, melainkan lewat gerakan tangan, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh yang penuh arti. Di balik setiap isyarat, tersimpan cerita tentang perjuangan hidup, identitas diri, serta hak untuk dipahami dan dihargai secara setara.

Salah satu kisah yang datang dari dunia sunyi tersebut adalah kisah seorang perempuan bernama Rati. Sejak kecil, Rati tidak bisa berbicara. Ia berasal dari Jong Benteng Raja, Kecamatan Borong, dan kondisi itu telah ia alami sejak lahir. Keadaan tersebut membuat perjalanan hidup Rati berbeda dari kebanyakan orang. Namun perbedaan itu tidak pernah memadamkan semangatnya untuk menjalani hari demi hari dengan keteguhan hati.

Hidup Tanpa Suara, Namun Penuh Pemahaman

Sejak usia dini, Rati telah terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat tangan, ekspresi wajah, serta tulisan-tulisan sederhana. Cara itu menjadi jembatan baginya untuk menyampaikan keinginan, perasaan, dan pikirannya kepada orang-orang di sekitarnya. Meski tidak mampu mengucapkan kata melalui suara, Rati dikenal sebagai pribadi yang cerdas dan memiliki daya tangkap yang cepat terhadap situasi di sekelilingnya.

Keluarganya menjadi saksi paling dekat atas kemampuan tersebut. Mereka memahami betul bahwa keterbatasan Rati hanya terletak pada suara, bukan pada pemikiran.
Rati memang tidak bisa bicara, tapi dia mengerti apa yang kita sampaikan. Kalau mau sesuatu, dia pakai isyarat atau menulis,” kata salah satu anggota keluarganya saat ditemui.

Pernyataan itu mencerminkan betapa Rati sesungguhnya mampu berkomunikasi, hanya saja dengan cara yang berbeda. Dunia sunyi yang ia jalani bukanlah dunia yang kosong, melainkan dunia yang penuh perhatian dan kepekaan.

Tantangan Sosial dan Sikap yang Menenangkan

Dalam kehidupan sehari-hari, Rati tentu tidak luput dari berbagai tantangan, terutama ketika harus berinteraksi dengan orang-orang baru. Tidak semua orang langsung memahami cara berkomunikasi dengannya. Ada kalanya ia harus mengulang isyarat, menulis, atau sekadar tersenyum untuk menjelaskan maksudnya. Situasi-situasi semacam itu menuntut kesabaran ekstra.

Namun, Rati dikenal sebagai sosok yang ramah dan penuh ketenangan. Ia jarang menunjukkan rasa frustrasi. Sebaliknya, senyum tulus dan sikap baiknya justru sering mencairkan suasana. Perlahan, orang-orang di sekitarnya pun merasa nyaman berada di dekatnya, meski tanpa percakapan verbal.

Dukungan Lingkungan yang Tumbuh Bersama

Seiring waktu, warga sekitar mulai terbiasa dengan kondisi Rati. Mereka belajar memahami bahasa isyarat sederhana yang biasa ia gunakan. Proses saling belajar itu menciptakan kedekatan emosional antara Rati dan lingkungannya.
Sekarang kami sudah paham kalau Rati mau bicara. Tinggal lihat gerak tangannya,” ujar salah satu warga.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan bukan hanya soal individu, tetapi juga soal bagaimana lingkungan bersedia beradaptasi. Dukungan sosial yang tumbuh secara alami menjadi kekuatan besar bagi Rati untuk terus melangkah.

Harapan yang Tak Pernah Padam

Kisah Rati adalah pengingat bahwa keterbatasan fisik bukanlah akhir dari segalanya. Dengan dukungan keluarga, pemahaman lingkungan, serta semangat yang terus menyala, Rati membuktikan bahwa setiap manusia memiliki cara unik untuk berkomunikasi dan berjuang menjalani kehidupan. Dunia mungkin tidak selalu mendengar suaranya, tetapi sikap, keteguhan, dan kehangatan hatinya berbicara lebih lantang daripada kata-kata.

Maria Prisilia Elipa Munan

Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.