Polri sebagai Pembawa Damai: Natal Bersama Polda NTT 2025 Perkuat Iman, Persatuan, dan Pelayanan untuk Negeri

by -14 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar Ibadah Natal Bersama Tahun 2025 yang berlangsung penuh khidmat di Gereja GMIT Kaisarea BTN Kolhua, Selasa (6/1/2026). Ibadah Natal ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan menjadi momentum rohani yang sarat makna kebersamaan lintas institusi, sekaligus ruang refleksi untuk memperkuat iman, persatuan, dan komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Sejak awal ibadah, suasana kekeluargaan dan sukacita Natal terasa kuat. Hadir dalam perayaan ini Wakapolda NTT Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo, S.I.K., M.H., bersama seluruh personel Polda NTT. Kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran personel TNI, Kejaksaan, serta masyarakat. Turut hadir pula Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Drs. Johny Asadoma, M.Hum., yang menambah makna sinergi antara unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dan umat.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema besar “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, dengan subtema “Sukacita Keluarga Kristus Memotivasi Polri dalam Melayani Masyarakat untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menjadi penegasan bahwa keluarga dan nilai-nilai iman merupakan fondasi moral yang kokoh bagi setiap insan Bhayangkara dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara. Dari keluarga yang kuat dan berlandaskan iman, lahir aparat negara yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan.

Ibadah diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Ketua Majelis Jemaat GMIT Kaisarea, Pdt. Aleida Y. Salean-Sola, S.Th., M.Hum. Rangkaian ibadah kemudian diisi dengan puji-pujian yang dibawakan oleh paduan suara gabungan TNI–Polri–Kejaksaan, serta paduan suara lainnya. Alunan pujian yang harmonis tidak hanya memperdalam suasana ibadah, tetapi juga merefleksikan persatuan lintas institusi yang terjalin erat dalam semangat Natal.

Renungan dan khotbah disampaikan oleh Gembala Pembina GKIN, Pendeta Dr. Ezra Alfred Soru, S.Th., M.Pd.K. Dalam khotbahnya, ia menekankan makna Natal sebagai kehadiran syalom Allah bagi umat manusia. Natal, menurutnya, bukan hanya peristiwa kelahiran Kristus, tetapi juga peristiwa hadirnya damai sejahtera yang menyentuh seluruh dimensi kehidupan.

Dalam penjelasannya disampaikan bahwa Natal membawa damai sejahtera secara menyeluruh, yakni damai dengan Allah (vertikal), damai dengan sesama (horizontal), damai dalam hati (internal), serta damai dalam kehidupan sosial. Syalom juga dimaknai sebagai rasa aman, ketenteraman, dan harmoni yang harus terus diupayakan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama oleh aparat negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketertiban dan keadilan.

“Dengan merayakan Natal, Polri dipanggil untuk menjadi alat pembawa damai. Sebagaimana Kristus hadir membawa damai sejahtera, Polri pun harus berkomitmen menghadirkan syalom melalui pemeliharaan kamtibmas, pencegahan konflik, perlindungan masyarakat, serta penegakan hukum yang adil dan berkeadilan bagi semua,” pesan dalam khotbah tersebut, yang disambut dengan permenungan mendalam oleh seluruh jemaat.

Ibadah Natal ini juga ditandai dengan prosesi bakar lilin, sebuah simbol terang Kristus yang membawa harapan, damai, dan keselamatan bagi dunia. Prosesi ini menjadi pengingat bagi seluruh aparat dan umat bahwa mereka dipanggil untuk menjadi terang di tengah masyarakat, menghadirkan kasih, keteduhan, dan rasa aman di setiap ruang kehidupan sosial.

Rangkaian ibadah kemudian dilanjutkan dengan doa syafaat yang dipimpin oleh Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th. Ibadah ditutup dengan doa berkat dan pengutusan oleh Yang Mulia Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, bersama Ketua Sinode GMIT dan para pelayan Tuhan. Doa pengutusan ini menjadi peneguhan spiritual bagi seluruh peserta untuk kembali ke medan pengabdian masing-masing dengan semangat Natal yang hidup.

Usai ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan perayaan Natal bersama. Acara ini dihadiri oleh Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, S.Si., A.Pt., serta unsur Forkopimda NTT. Kebersamaan dalam perayaan ini semakin menegaskan kuatnya sinergi antara Polri, TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Secara keseluruhan, Perayaan Natal Bersama Polda NTT Tahun 2025 menjadi simbol nyata persatuan dan kolaborasi lintas institusi di Bumi Flobamora. Lebih dari itu, kegiatan ini menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus sebagai pembawa damai sejahtera di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang.(JT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.