Jakarta, TERBITINDO.COM – Kepedulian dan empati kembali ditunjukkan oleh Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Rudi Darmoko, melalui aksi nyata membantu masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, perhatian tersebut diberikan kepada Goreti Elista Imu, seorang anak penyandang disabilitas yang tinggal di Kampung Liang Leso RT 020/RW 010, Desa Watu Mori, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur.
Bantuan dari Kapolda NTT ini disalurkan melalui Kasie Dokkes Polres Manggarai, Aipda Heribertus Tena, S.Tr.AK., M.Si., sebelum akhirnya diteruskan kepada Polres Manggarai Timur. Proses penyerahan bantuan berlangsung secara berjenjang dan penuh tanggung jawab, hingga akhirnya diserahkan secara langsung oleh Wakapolres Manggarai Timur, Kompol Muhamad Arif Sadikin, kepada keluarga penerima.
Momen penyerahan bantuan tersebut berlangsung di kediaman Goreti Elista Imu, di Kampung Liang Leso, Desa Watu Mori, pada Senin, 5 Januari 2026. Bantuan itu diterima langsung oleh Fransiskus Agin, ayah kandung Goreti, dengan penuh haru dan rasa syukur.
Sehari setelah penyerahan bantuan, Wakapolres Manggarai Timur, Kompol Muhamad Arif Sadikin, S.H., memberikan keterangan kepada TRIBUNFLORES.COM, Selasa, 6 Januari 2026. Ia menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah langsung dari Kapolda NTT sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Menurutnya, Polri tidak hanya memiliki tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memikul tanggung jawab sosial untuk membantu sesama, khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perhatian lebih.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dan peduli terhadap masyarakat, terutama saudara-saudara kita penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian lebih,” ujarnya.
Kehadiran aparat kepolisian yang membawa bantuan tersebut disambut hangat oleh keluarga Goreti. Rasa syukur dan terima kasih mengalir tulus dari pihak keluarga atas kepedulian yang telah diberikan oleh Kapolda NTT beserta jajaran Polres Manggarai Timur. Mereka berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan.
Dengan mata berkaca-kaca dan suara bergetar, Fransiskus Agin mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami bersyukur sekali kepada Bapak Kapolda yang sudah membantu anak kami. Terima kasih banyak bapak Kapolda dan Polri,” ujar Fransiskus Agin sambil mengusap air mata.
Penyaluran bantuan ini tidak hanya bermakna sebagai dukungan materiil, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara melalui institusi Polri yang humanis dan peduli. Diharapkan, kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di lingkungan Kabupaten Manggarai Timur.(JT)





