Harga Pertamax Januari 2026 Turun, Ini Daftar Lengkap di Seluruh Provinsi Indonesia

by -13 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Memasuki awal tahun baru, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) yang mulai berlaku pada 1 Januari 2026. Penyesuaian ini berlaku khusus untuk BBM nonsubsidi, salah satunya Pertamax, yang selama ini menjadi pilihan utama masyarakat pengguna kendaraan bermotor dengan kebutuhan bahan bakar beroktan tinggi.

Sebagai informasi, Pertamax merupakan BBM dengan Research Octane Number (RON) 92, lebih tinggi dibandingkan Pertalite yang memiliki RON 90 dan termasuk dalam kategori BBM bersubsidi. Dengan karakteristik tersebut, Pertamax dikenal mampu memberikan performa mesin yang lebih optimal dan ramah terhadap sistem pembakaran kendaraan modern. Oleh karena itu, perubahan harga Pertamax selalu menjadi perhatian, terutama bagi pengendara yang rutin menggunakanja menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari.

Pada Januari 2026, harga Pertamax tercatat mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini menjadi kabar baik di tengah kebutuhan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi pascalibur panjang akhir tahun. Salah satu contoh penurunan harga terlihat di Provinsi Jawa Barat. Pada Desember 2025, harga Pertamax masih berada di angka Rp 12.750 per liter. Namun, per 1 Januari 2026, harga tersebut turun menjadi Rp 12.350 per liter, atau mengalami penurunan sebesar Rp 400 per liter.

Penyesuaian harga serupa juga terjadi di berbagai provinsi lain di Indonesia. Meski demikian, besaran penurunannya tidak seragam, karena tetap mempertimbangkan sejumlah faktor seperti biaya distribusi, kondisi geografis, serta kebijakan wilayah tertentu, termasuk kawasan perdagangan bebas.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi MyPertamina, berikut ini adalah daftar lengkap harga Pertamax Januari 2026 di setiap provinsi:

Di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp 12.500 per liter. Sementara itu, Sumatera Barat mencatat harga yang sedikit lebih tinggi, yakni Rp 12.800 per liter. Untuk wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Pertamax dijual dengan harga Rp 12.950 per liter.

Khusus kawasan perdagangan bebas, harga Pertamax lebih rendah. Di Free Trade Zone (FTZ) Sabang, harga Pertamax tercatat Rp 11.500 per liter, sedangkan di FTZ Batam berada di angka Rp 11.850 per liter.

Selanjutnya, untuk wilayah Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp 12.650 per liter. Harga yang sama juga berlaku di sejumlah wilayah Indonesia timur dan tengah, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi seperti DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menikmati harga Pertamax yang relatif lebih rendah, yakni Rp 12.350 per liter.

Sementara itu, Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi dengan harga Pertamax tertinggi, yaitu Rp 12.950 per liter. Untuk kawasan Sulawesi, meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp 12.650 per liter.

Di wilayah Indonesia timur, yaitu Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan, harga Pertamax juga berada di angka Rp 12.650 per liter.

Demikian informasi lengkap mengenai daftar harga Pertamax Januari 2026 di setiap provinsi. Dengan adanya penurunan harga ini, masyarakat diharapkan dapat merencanakan kebutuhan BBM secara lebih efisien sekaligus tetap memilih bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing. (Jerry Tou)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.