Dari Diklat ke Rumah: Wamenhaj Dorong Olahraga Petugas Haji Jadi Budaya Hidup Disiplin

by -16 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya menjadikan aktivitas olahraga yang dijalani selama Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 sebagai kebiasaan berkelanjutan, bahkan setelah para peserta kembali ke rumah masing-masing. Menurut Dahnil, olahraga tidak boleh berhenti sebatas rutinitas sementara selama diklat, tetapi harus bertransformasi menjadi bagian dari gaya hidup yang disiplin.

Penegasan tersebut disampaikan Dahnil saat memimpin apel pagi Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Sabtu (17/1/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa kebiasaan yang dilakukan secara konsisten akan membentuk kedisiplinan, dan kedisiplinan adalah fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah haji.

“Karena satu kebiasaan itu harus terus diulangi dan kemudian dia menjadi kedisiplinan,” kata Dahnil di hadapan para peserta diklat.

Disiplin Pribadi sebagai Awal Perbaikan Penyelenggaraan Haji

Lebih jauh, Dahnil mengingatkan bahwa perbaikan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji sejatinya dimulai dari perubahan kecil pada diri masing-masing petugas. Ia mengajak seluruh peserta diklat untuk mulai mendisiplinkan diri, baik dalam hal waktu, kesehatan, maupun tanggung jawab.

Menurutnya, minggu pertama pelaksanaan diklat merupakan batu uji utama dalam membentuk kebiasaan baru. Jika mampu melewati fase ini dengan baik, maka minggu kedua akan terasa lebih ringan, hingga akhirnya pada pekan ketiga para peserta diharapkan telah bertransformasi menjadi pribadi yang lebih siap, tangguh, dan disiplin.

“Besok ketika pulang ke rumah, olahraga itu adalah menjadi habitus teman-teman semuanya. Enggak ada lagi tuh petugas haji yang ikut di kelas petugas haji yang kesiangan. Gak ada lagi tuh yang tidak olahraga setiap hari,” ujar Dahnil dengan nada tegas.

Olahraga Terstruktur Selama Diklat PPIH Arab Saudi 2026

Diklat PPIH Arab Saudi 2026 sendiri dilaksanakan sejak 10 Januari hingga 30 Januari 2026. Selama 20 hari pelatihan, para peserta diwajibkan mengikuti aktivitas fisik setiap hari berupa senam dan jalan pagi minimal sejauh satu kilometer. Pada pekan pertama, peserta juga mendapatkan pelatihan baris-berbaris sebagai bagian dari upaya menanamkan kedisiplinan dan kekompakan.

Tidak hanya itu, setiap pekan para calon petugas haji juga dijadwalkan mengikuti kegiatan jalan santai dan lari pagi dengan jarak yang terus meningkat, mulai dari 5 kilometer (km), 7,5 km, hingga 10 km. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kebugaran fisik para petugas, mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang sekitar 90 persen pelaksanaannya sangat bergantung pada kekuatan dan ketahanan fisik.

Teladan Langsung dari Wamenhaj

Pada Sabtu (17/1/2026), para peserta diklat telah melaksanakan kegiatan Fun Walk sejauh 5 km. Dalam kegiatan tersebut, Wamenhaj Dahnil tidak hanya hadir secara simbolis, tetapi juga turun langsung mengikuti kegiatan bersama para peserta. Bahkan, ia menempuh jarak lari hingga 7 km, melampaui jarak yang dijadwalkan bagi peserta.

Kehadiran dan keterlibatan langsung Dahnil ini menjadi contoh nyata bahwa kedisiplinan dan kebugaran bukan sekadar instruksi, melainkan nilai yang harus dijalankan bersama. Dengan tubuh yang prima dan mental yang disiplin, para petugas diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji di Tanah Suci. (JT)