Akses Vital Terputus: Longsor di Watu Gak Lumpuhkan Jalur Ruteng–Reo

by -32 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Minggu, 11 Januari hingga Senin, 12 Januari 2026, memicu terjadinya bencana longsor di jalur utama Ruteng–Reo. Hujan yang turun tanpa henti selama dua hari tersebut membuat struktur tanah di kawasan perbukitan menjadi labil, hingga akhirnya runtuh dan menutup badan jalan.

Peristiwa longsor itu berdampak serius terhadap mobilitas masyarakat. Material berupa tanah dan batuan besar menimbun seluruh badan jalan, menyebabkan akses transportasi di jalur vital penghubung Ruteng dan Reo lumpuh total. Tidak ada satu pun kendaraan yang dapat melintas, baik dari arah Ruteng menuju Reo maupun sebaliknya, sehingga arus lalu lintas terhenti sepenuhnya.

Kondisi di lapangan dibenarkan oleh salah seorang pengendara roda empat, Gius, yang saat kejadian berada di sekitar lokasi longsor. Ia menuturkan bahwa dirinya bersama puluhan pengendara lainnya terpaksa tertahan karena jalan benar-benar tidak bisa dilalui. Kendaraan mengular panjang dari kedua arah, mencerminkan betapa krusialnya jalur tersebut bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Longsor tepatnya di Watu Gak Desa Gapong Kecamatan Cibal,” kata Gius saat dihubungi VoxNtt.com, Senin pagi.

Menurut Gius, antrean kendaraan terjadi dari dua sisi sekaligus. Para pengguna jalan yang hendak menuju Reo maupun Ruteng tidak memiliki pilihan selain berhenti dan menunggu penanganan dari pihak terkait. Kendaraan roda dua dan roda empat sama sekali belum dapat melintas karena seluruh badan jalan tertimbun material longsor yang cukup tebal dan membahayakan.

“Berharap pihak terkait agar segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor sehingga akses jalan kembali normal,” harap Gius sembari menunggu alat datang di lokasi longsor.

Di sisi lain, pemerintah melalui instansi terkait memastikan bahwa penanganan longsor akan segera dilakukan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Satuan Kerja Jalan Nasional Wilayah Manggarai, Nurindah, menyampaikan bahwa jalur Ruteng–Reo–Kedindi memang berada di bawah tanggung jawab satuan kerja yang dipimpinnya, sehingga langkah cepat telah diambil untuk memulihkan akses jalan.

“Kita akan segera menangani dan alat berat sudah menuju lokasi untuk membersihkan material longsor,” kata Nurindah saat dihubungi pada Senin, 12 Januari 2026 pagi.

Pernyataan tersebut memberikan harapan bagi para pengguna jalan yang sejak pagi terjebak antrean panjang. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, akses jalan Ruteng–Reo masih belum dapat dilalui. Para pengguna jalan diimbau untuk sementara waktu menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif demi keselamatan, sembari menunggu proses pembersihan material longsor selesai dan kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilalui kembali. (JT)