Sering Disangka Sama karena Nama “Toba”, Ini Perbedaan Mendasar PT Toba Pulp Lestari dan PT TBS Energi Utama (TOBA)

by -18 Views

Jakarta, TERBITINDO.COM – Dalam beberapa waktu terakhir, dua nama perusahaan yang sama-sama memuat kata “Toba” kerap muncul dalam berbagai pemberitaan dan diskusi publik, yakni PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA). Kesamaan nomenklatur tersebut memunculkan persepsi di sebagian masyarakat bahwa keduanya adalah perusahaan yang sama, saling terafiliasi langsung, atau bahkan bergerak dalam satu bidang usaha yang identik.

Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Meski sama-sama menggunakan kata “Toba”, kedua entitas ini memiliki latar belakang yang berbeda secara fundamental, baik dari sisi sejarah pendirian, fokus bisnis, ruang lingkup usaha, hingga posisi dan perannya di Bursa Efek Indonesia. Untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh dan proporsional, berikut uraian lengkap mengenai perbedaan PT Toba Pulp Lestari dan PT TBS Energi Utama Tbk.


PT Toba Pulp Lestari (TPL): Perusahaan Pulp dan Pengelola Hutan Tanaman Industri

PT Toba Pulp Lestari Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor kehutanan dan industri pulp. Fokus utama kegiatan usaha TPL adalah pengelolaan hutan tanaman industri (HTI) serta produksi pulp yang berlokasi di Provinsi Sumatra Utara. Aktivitas ini menjadikan TPL sebagai salah satu pelaku industri berbasis sumber daya hutan yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman resmi perusahaan, TPL saat ini mengantongi izin pengelolaan hutan tanaman industri seluas 167.912 hektar. Luasan tersebut tersebar di lima sektor operasional utama, yaitu: Aek Nauli seluas 20.360 hektar, Habinsaran 26.765 hektar, Tapanuli Selatan 28.340 hektar, Aek Raja 45.562 hektar, serta Tele yang mencakup area terluas yakni 46.885 hektar.

Dari sisi historis, perjalanan usaha TPL dimulai sejak diperolehnya izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman industri (IUPHHK-HTI) pada tahun 1992. Seiring berjalannya waktu, luas wilayah konsesi perusahaan mengalami berbagai penyesuaian. Penyesuaian tersebut dilakukan melalui sejumlah keputusan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, antara lain untuk mengakomodasi kepentingan masyarakat, perlindungan kawasan konservasi, serta pengembangan wilayah-wilayah strategis.

Di pasar modal, PT Toba Pulp Lestari tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham INRU dan diklasifikasikan dalam sektor barang baku, khususnya subsektor perhutanan dan kertas. Posisi ini menegaskan bahwa TPL sepenuhnya beroperasi di ranah industri kehutanan dan tidak terkait langsung dengan bisnis energi.


PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA): Perusahaan Energi dengan Transformasi Bisnis

Berbeda secara signifikan dari TPL, PT TBS Energi Utama Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor energi. Perusahaan ini memiliki sejarah perubahan identitas yang cukup panjang. Awalnya, TOBA didirikan pada tahun 2007 di Jakarta dengan nama PT Buana Persada Gemilang.

Perjalanan perusahaan berlanjut pada Juli 2010 ketika nama tersebut berubah menjadi PT Toba Bara Sejahtra Tbk. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 6 Juli 2012, perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham TOBA. Transformasi identitas kembali terjadi pada Agustus 2020, saat perusahaan mengubah nama menjadi PT TBS Energi Utama Tbk sebagai bagian dari strategi repositioning bisnis.

Dalam struktur kepemilikan saham terkini, pemegang saham pengendali TOBA adalah Highland Strategic Holding Pte Ltd. Sementara itu, PT Toba Sejahtra hanya tercatat memiliki sebagian kecil saham, sehingga tidak lagi menjadi pengendali utama. Dari sisi kegiatan usaha, TOBA pada awalnya dikenal sebagai perusahaan yang berfokus pada pertambangan batu bara.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, arah bisnis TOBA mengalami pergeseran yang cukup signifikan. Perusahaan mulai mengurangi ketergantungan pada batu bara dan secara aktif melakukan diversifikasi ke sektor-sektor yang dinilai lebih berkelanjutan.

Dikutip dari Kontan (30/10/2025), lini bisnis TOBA saat ini mencakup berbagai sektor, antara lain: pertambangan batu bara melalui anak usaha di Kalimantan Timur seperti PT Trisensa Mineral Utama, PT Indomining, dan PT Adimitra Baratama Nusantara; pengembangan energi terbarukan dan pembangkit listrik; bisnis kendaraan listrik (electric vehicle/EV) termasuk produksi motor listrik merek Electrum; pengelolaan limbah dan manajemen lingkungan yang bahkan telah berekspansi ke Singapura; serta sektor perkebunan kelapa sawit dan pengolahan crude palm oil (CPO).


Dengan memahami perbedaan mendasar antara PT Toba Pulp Lestari dan PT TBS Energi Utama Tbk, publik diharapkan tidak lagi keliru dalam menafsirkan pemberitaan maupun mengikuti dinamika kedua perusahaan tersebut. Meski sama-sama menyandang nama “Toba” dan sama-sama tercatat di Bursa Efek Indonesia, TPL dan TOBA berdiri sebagai dua entitas yang berbeda, dengan jalur bisnis, sejarah, dan strategi usaha yang tidak saling tumpang tindih. (JT)