YPII Bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Hadir Untuk Desa Latung”

by -1281 Views

Ruteng, TERBITINDO.COM – Desa Latung merupakan salah satu desa di Kabupaten Manggarai, masih mengalami krisis Air Minum Bersih. Hingga saat ini warga Desa Latung belum menikmati air minum bersih. Untuk memperoleh air, warga desa Latung harus menimba di mata air yang debit airnya cukup kecil dengan jarak yang cukup jauh.

Karena krisis air minum bersih, Yayasan Plan International Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai, menetapkan Desa Latung sebagai desa dampingan dalam kampanye Jelajah Timur – Charity Ultra Marathon, “Run For Equality” tahun 2022.

Yayasan Plan International Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai menyelenggarakan kampanye Jelajah Timur – Charity Ultra Marathon. Kampanye Jelajah Timur mempunyai misi untuk memenuhi hak-hak anak dan memperjuangkan kesetaraan untuk anak perempuan.

Yayasan Plan International Indonesia bersama rombongan Jelajah Timur hadir di Desa Latung. Kehadiran rombongan tersebut di terima secara adat oleh Tua Adat Desa Latung bersama Sekcam Cibal Barat dan Pemerintah Desa, (Jumat, 28/10/2022).

Tua Adat Desa Latung mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Plan International Indonesia dan rombongan Jelajah Timur karena sudah hadir dan mengunjungi desa Latung yang posisinya jauh dari Ibu Kota Kabupaten Manggarai.

Tua Adat Desa Latung dihadapan Yayasan Plan International Indonesia dan rombongan Jelajah Timur menyampaikan, Desa Latung ini memiliki banyak kekurangan. Kekurangan pangan, air minum bersih, jalan bagus dan listrik.

Excutive Director Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga Desa Latung karena telah menyambut dan menerima Yayasan Plan International Indonesia beserta rombongan Jelajah Timur dengan baik dan sangat ramah.

Kami hadir disini dalam kegiatan Run For Equality 2022 bukan hanya untuk berlari tetapi untuk berdonasi juga. Donasi yang kami kumpulkan harapannya dapat membangun Desa Latung sehingga kedepannya anak-anak dan seluruh warga Desa Latung bisa menikmati sarana air minum bersih, jelas Dini.

Yayasan Plan International Indonesia bukan hanya hadir hari ini saja, tetapi untuk tahun-tahun kedepan. Sebagai Organisasi Hak Anak, Yayasan Plan International Indonesia meminta dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah untuk bekerja sama dengan Yayasan Plan International Indonesia dalam mewujudkan pemenuhan hak dasar dan kesetaraan anak-anak di desa Latung, lanjutnya.

Desa Latung sudah ditetapkan menjadi desa dampingan Yayasan Plan International Indonesia bersama pemerintah daerah dalam menyediakan sarana air minum bersih.

Yayasan Plan International Indonesia merupakan Yayasan yang bergerak untuk memperjuangkan pemenuhan hak dasar dan kesetaraan bagi anak-anak Indonesia tak terkecuali anak-anak Manggarai.

Dini menjelaskan, Organisasi Hak Anak dari Yayasan Plan International Indonesia bertujuan untuk memastikan, anak-anak Desa Latung bisa sehat dengan pola hidup sehat, bisa melanjutkan sekolah, bisa bebas dari masalah Stunting dan lebih pentingnya adalah bisa mencapai potensi yang dimiliki anak-anak Desa Latung.

Organisasi Hak Anak ini fokusnya mendorong anak-anak Manggarai agar memiliki hak yang sama dengan anak-anak lain. Selain itu juga mendorong anak-anak perempuan Manggarai untuk menjadi pemimpin. khususnya di dua desa dampingan Yayasan Plan International Indonesia yaitu Desa Wae Codi dan Desa Latung, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, NTT, tutup Dini.

Kepala Desa Latung, Marselinus, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Yayasan Plan International Indonesia dan rombongan Jelajah Timur yang telah membawa kebaikan bagi kami warga desa Latung melalui kegiatan berlari untuk berdonasi membangun desa. Desa Latung siap bekerja sama untuk mewujudkan impian warga desa memperoleh air minum bersih.

Setelah kunjungan di Desa Latung, Cibal Barat, Jumat, 28 Oktober 2022 sore, Yayasan Plan International Indonesia bersama pelari dari rombongan Jelajah Timur menggelar Charity Ultra Marathon 111 KM di Lintas Flores, Ruteng – Labuan Bajo dari titik start di Cancar, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, yang dilepas oleh Bupati Manggarai, Herybertus GL Nabit bersama Direktur Resources and Mobilisation Plan Indonesia, Linda Sukandar.

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.